Fame
kamu milihin film yang bikin orang paling tegar pun menangis. Apalagi
lagu2nya menyayat..
From: Arya
(+6281xxxxxx)
Time:
WED
10.00
01-NOV-2006
Lg bingung mo nulis apa tiba-tiba
datang sms itu lalu teringatlahku pada sebuah film yang sangat
membekas di hati. Judulnya Innocent Voices.
Film yang menyentuh perasaan
banget. Ceritanya tentang seorang anak yang tinggal di sebuah desa di
El Salvador bersama ibu dan dua adiknya. Masalahnya, desa itu adalah
juga medan perang saudara antara tentara pemerintah dan gerilyawan.
Setiap saat peluru bisa meledak dimana-mana, sehingga penduduk desa
harus selalu siap sedia tiarap kapanpun peluru menembus dinding gubuk
mereka yang terbuat dari kayu dan seng.
Well, secara ini bukan di
Review jadi me gak bahas panjang ttg ceritanya ya. Me cuma pengen
nulis tentang perasaan yang ditimbulkan akibat menonton film ini,
yang diangkat dari
kisah nyata. Dengan narasi dari Chava, tokoh
utama, semua kejadian dilihat dari sudut pandang anak-anak.
Autoboigrafi tentang gambaran perang dan kekerasan tentara dimata
anak-anak, dan bagaimana cara mereka untuk tetap bertahan sebagai
anak-anak dengan bermain dan menjelajahi lingkungan tempat tinggalnya
dibawah desingan peluru (secara harafiah). Film ini benar-benar hanya
menceritakan apa yang anak-anak lihat dan rasakan, tidak ada bahasan
tentang apa yang terjadi selain bahwa tentara pemerintah berperang
dengan gerilyawan.
Ada satu scene yg paling mengerikan, yaitu
ketika anak-anak itu sedang istirahat di sekolah lalu tiba-tiba
datang tentara memaksa guru mereka memanggil nama-nama beberapa anak.
Anak yang terpilih, diambil dari sekolah dan teman-temannya, untuk
dijadikan tentara. Tentara Anak.
Hal terbaik dari film ini
adalah karena penggambarannya terhadap segala kesedihan dan kekejaman
perang terhadap anak-anak -yang-seharusnya-dilindungi-dan-dicintai-
dan juga terhadap orang dewasa. Mengena di hatiku. Kenapa ini
terjadi, dan apa yang seharusnya dilakukan untuk membuatnya jadi
lebih baik. Membuatku terpana di depan tipi berurai airmata jam
tigapagi sambil merasa sangat bersalah karena selama ini tidak tahu
adanya fakta mengerikan ini. Yang mungkin terjadi disekitar kita.
Aceh, poso..
Me tidak tahu apapun tentang
tentara anak tadinya, hanya sekali, dulu me pernah baca komik yang
menceritakan tentang tentara anak di Afghanistan yang meledakkan tank
hanya dengan tanah, dengan nama Allah. Tapi atas nama siapapun
seharusnya perang tak perlu ada. (utopia ya?) Apapun
tujuannya, yang paling menderita karena perang adalah rakyat kecil,
dan anak-anak.
Ternyata, ada 300.000 tentara
anak di dunia.
bacaan lebih lanjut:
(maap..susah nemu link
berbahasa)
Film:
www.innocentvoicesmovie.com
official
website
http://www.rottentomatoes.com/m/10006013-innocent_voices/
review
and critics
Tentara
Anak:
http://www.childsoldiers.org/home/
This stands to justify the
ever increasing attention that the subject
of child combatants or
child soldiers is now given in many countries of
the world.
http://hrw.org/campaigns/crp/index.htm
Stop
The Use of Children Soldier